• Sebelum seorang manusia bekerja & beramal, sebelum seorang muslim melakukan amal-amal yg byk dlm kehidupannya; pertama-tama yang harus dimiliki adl al-fahmu. Sebuah pemahaman yg benar tentang ad-dien, tentang agama ini. Sesudah itu, dia harus punya komitmen untuk melaksanakannya. Dia pun merawat amal itu dengan kesabaran dan memilih yang terbaik dari segala kemungkinan yang terbuka didepannya. (Alm Ust Rahmat Abdullah)

  • Tulisan Teratas :

  • Kedahsyatan Al-Qur?an Abdulah Saleh Hadrami Allah Ta?ala berfirman: ?Kalau sekiranya Kami menurunkan Al-Qur?an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.? (Surat 59 Al-Hasyr (Pengusiran) Ayat 21)Kandungan Ayat: - Ayat ini adalah seruan untuk seluruh manusia tanpa pandang agama, suku, ras, warna kulit dan bangsa. - Al-Qur?an adalah kitab suci yang agung dan dan tinggi kedudukannya. - Diantara kandungan Al-Qur?an adalah perintah, larangan, janji, ancaman dan nasehat-nasehat. - Gunung yang keras dan kaku apabila memahami dan menghayati Al-Qur?an pasti tunduk terpecah belah karena takut kepada Allah. - Mengapa kita tidak pernah tunduk dan takut kepada Allah? Padahal kita membaca dan memahami Al-Qur?an ?!. - Al-Qur?an adalah baik, cocok dan sesuai untuk di amalkan dan di terapkan kapan saja, dimana saja dan oleh siapa saja. - Kita harus selalu memikirkan dan mentadabburi setiap perumpamaan yang ada dalam Al-Qur?an agar kita dapat membuka perbendaharaan-perbendaharaan ilmu yang terkandung di dalamnya. - Tiada sesuatu yang lebih bermanfaat bagi seorang hamba dari pada memikirkan, menghayati, memahami dan mentadabburi makna-makna Al-Qur?an. - Wajib atas kita semua untuk mempelajari dan memahami Al-Qur?an agar dapat mengambil manfaat darinya sehingga kita menjadi hamba yang tunduk dan takut kepada Allah.

Do’a Rabithah

almasurat_hasanalbanaHudzaifah.org -(dengan penambahan dan pengurangan seperlunya, tampa mengurangi makna aslinya)

Do’a rabithah dibandingkan do’a yang lain memiliki keistimewaan tersendiri,yaitu:

Doa ini disusun untuk para aktivis da’wah, agar mereka selau mengingat prinsip prinsip perjuangan dengan melantunkan do’a ini, yang meliputi:(1)Wihdatul ghayah (satu tujuan), (2) Wihdatul aqidah (satu akidah), (3) Wihdatul fikrah (satu pemikiran), (4) Wihdatu minhaj (satu konsep), (5) Wihdatul jama’ah (satu jama’ah), (6) Wihdatul qiyadah (satu kepemimpinan), (7) Wihdatul harakah (satu gerakan), (8) wihdatu as-syu’ur (satu perasaan).

Kedua, do’a ini bertujuan untuk meng­kon-­soli­dasikan dan menyatukan hati para aktivis da’wah. Imam Hasan Al Banna menjelaskan tentang kekuatan yang harus dimiliki oleh gerakan da’wah adalah kekuatan aqidah, wihdah (persatuan) dan saa-idah (fisik). Persatuan ditandai dengan ukhuwwah yang kuat dan batas minimal dari ukhuwah adalah salamatus shadr (bersihnya hati ) dari suu-uzhan pada orang lain, sedangkan batas maksimalnya adalah al-itsar (mendahulukan kepentingan saudaranya dari pada kepentingan diri sendiri). Maka melalui do’a ini para aktivis da’wah telah menjalin hubungan batin dengan mengingat saudara-saudara seperjuangan dan memohon kepada Allah untuk kebaikan mereka, dan diperkuatnya ikatan batin mereka dengan saling mencintai karena Allah.

Ketiga, di dalam do’a ini terkandung pesan penting buat para aktivis da’wah.

Yaa Allah, Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta kepada-Mu, bertemu dalam taat kepada-Mu, bersatu dalam da’wah kepada-Mu, berpadu dalam membela syariat-Mu. Yaa Allah, kokohkanlah ikatannya, kekalkanlah cintanya, tunjukillah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan cahaya-Mu yang tidak pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal kepada-Mu. Hidupkanlah hati kami dengan ma’rifat kepada-Mu. Matikanlah kami dalam keadaan syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkaulah Sebaik-baik Pelindung dan Sebaik-baik Penolong. Yaa Allah, kabulkanlah. Yaa Allah, dan sampaikanlah salam sejahtera kepada junjungan kami, Muhammad SAW, kepada para keluarganya, dan kepada para sahabatnya, limpahkanlah keselamatan untuk mereka.

Aamiin Allahumma aamiin.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.